Langsung ke konten utama

Postingan

Slogan Keluarga

Di grup Matrikulasi HEbAT sedang duadakan festival slogan keluarga. Beberapa ayah dan bunda yang sudah memiliki slogan keluarga pun menyetorkan slogan keluarga mereka beserta artinya. Waaah, baru kali ini saya benar-benar terpikir untuk membuat slogan keluarga. Sejak lama saya ingin punya nama keluarga dan ciri khas keluarga, tapi belum tahu ternyata sebuah keluarga pun sebaiknya memiliki slogan. Maka, jadilah proyek kami kali ini adalah membuat slogan keluarga. Ternyata tidak mudah ya... Sementara ada satu "nama" yang saya ajukan ke suami, tetapi sepertinya belum final. Hmm, slogan keluarga, kira-kira apaaa yaa?

Buku Baru

Alhamdulillah buku yang kami nanti akhirnya tiba di rumah. Faiq langsung minta dibukakan paket. Waaah kami senaaaaangg sekali dengan kehadiran buku ini. Faiq dan Syaura langsung memainkan boneka tangan yang ada di paket tersebut. Malamnya saya membacakan 4 jilid buku sebelum kami tidur. Alhamdulillah semua suka dengan buku ini ^^

Kura-kura

Aquarium kami semakin semarak dengan kehadiran sepasang kura-kura Brazil dan 3 ekor ikan mas koki ^^ Sebelumnya hanya ada sepasang ikan mas dan sepasang lobster. Tapi lobstermya udah pada mati. Hiks... Aquarium merupakan objek favorit kami selain perpustakaan mini. Faiq dan Syaura senang melihat ikan berenang. Faiq bahkan sering mengajak para penghuni aquarium mengobrol. Saya sendiri senang melihat aquarium karena tiap lihat aquarium saya jadi rileks. Hihihi. Faiq baru pertama kali melihat kura-kura dari dekat dan memegangnya. Awalnya ia merasa geli dan takut, lama-lama ia senang dan malah mengajak kura-kura itu bermain. Hahaha. Syaura pun ngga mau ketinggalan, ia mengejar kura-kura yang sengaja kami lepaskan ke lantai ^^ Alhamdulillah Faiq menyayangi binatang dan sepertinya ia senang punya hewan peliharaan. Saya jadi teringat saat berlibur di rumah embahnya, ia senang sekali bermain dan memberi makan kucing milik tantenya. Haha. Melihat sikap Faiq kepada hewan pelihara...

Aquarium

Hari ini family project kami adalah membersihkan aquarium. Yang terlibat dalam proyek ini hanya ayah, kakak, dan adik. Saya ngapain? Alhamdulillaah saya bisa asyik berkutat di dapur. Hihihi. Ayah membersihkan aquarium, kakak menjaga adik agar jangan sampai adik ngobok ikan yang sedang dipindahkan sementara ke dalam box kecil. Alhamdulillah mereka bertiga sepertinya bekerjasama dengan baik karena saya tidak mendengar tanda-tanda kekacauan. Hahaha.

Karnaval

Hari minggu kemarin kami berniat pergi ke CFD karena Faiq ingin bermain bola di lapangan upacara Kabupaten. Kami menjanjikan hal itu sudah lama, sudah sejak 3 pekan yang lalu. Karena Faiq bangun kesiangan, akhirnya kami baru berangkat menjelang jam 9. Sesampainya di sana ternyata lapangannya sedang dipakai untuk acara karnaval.

Ke Peternakan Kambing

Sebentar lagi hari raya idul adha akan tiba tetapi kami belum dapat kambing. Sebagai pendatang kami sempat kebingungan akan membeli dimana. Kemarin ada tetangga yang merekomendasikan sebuah tempat (atau pengelola), yang awalnya kami kira peternakan, tapi ternyata mereka hanya sebagai pengelola qurban yang menerima qurban dalam bentuk uang. Kami pun melanjutkan pencarian. Saat pulang dari Intan Pari beberapa hari yang lalu, saya melihat ada peternakan kambing "Hana Farm" yang ternyata lokasinya tidak jauh dari komplek rumah kami. Akhirnya, hari Kamis sore lalu kami jalan-jalan dan sekalian datang ke sana untuk melihat-lihat. Sesampainya di sana... Waaaah kambingnya ada banyak! Dan, udah banyak yang punya jugaaa. Hehehe. Tapi masih ada beberapa yang belum bertuan. Alhamdulillaah. Setelah berkeliling melihat peternakan, kami mengobrol dengan pemilik peternakan. Masya Allah pemiliknya ngerti banget soal kambing dan kambing untuk qurban! Kami jadi dapet banyak ilmu baru. Karena ...

Proyek Dadakan

Selasa lalu kami terlibat proyek dadakan yang benar-benar dadakan. Udah kayak tahu bulat aja ya. Hahaha. Pagi itu teman saya mengirim pesan dan mengajak (anak-anak) kami pergi berenang ke edupark Intan Pari. Saya kemudian bertanya kepada Faiq apakah ia mau atau tidak, dan Faiq pun menjawab mau. Saya pun menanyakan hal serupa ke suami dan beliau pun menyetujui. Family forum yang hanya berlangsung beberapa menit pun menghasilkan putusan kami akan berangkat setengah jam lagi. Dalam waktu singkat itu saya harus bisa menyiapkan bekal, menyiapkan anak-anak, menyiapkan barang bawaan yang dibawa, dan mandi! Hihihi. Alhamdulillah suami saya partner yang sigap. Beliau membantu saya dan mengingatkan saya hal-hal yang luput dari pikiran saya. Sepuluh menit setelah selesai persiapan kami sudah tiba di lokasi. Faiq sangat bersemangat karena ini pertama kalinya ia ke edupark Intan Pari. Ia pun sangat semangat karena ia akan melihat helikopter. Faiq dan ayahnya berenang sedangkan saya dan Syaura...