Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label IIP

30 Hari Ngebujo Day 2

Hari kedua Alhamdulillah masih bertahan. Saya mengisi ibadah tracker, gratitude noted, daily log, refleksi kegiatan anak, dan apresiasi untuk anak dan suami.  Yang menjadi PR adalah gimana biar saya bisa menulis daily log, refleksi, dan apresiasi dengan singkat, padat, dan jelas. Tadi udah cukup singkat sih, cuma nulis poin-poinnya aja, tapi rasanya perlu saya perbaiki lagi bahasa yang saya gunakan.  Kalo Ceu Kokom-nya sih udah oke 😍💪 Oh iya, hari ini task di daily log saya banyak yang statusnya migrated niiihh, huhu... PR banget emang bisa atur waktu dengan baik, dan tahu kapasitas diri, jadi bisa ngerjain apa yang udah dituliskan. Semoga besok saya semakin lancar ngebujo-nya dan tugas yang udah ditulis bisa dieksekusi semua. Aamiin 💪 #tantangan30hari #tahapkepompong #bundacekatan #institutibuprofesional

Ke Peternakan Kambing

Sebentar lagi hari raya idul adha akan tiba tetapi kami belum dapat kambing. Sebagai pendatang kami sempat kebingungan akan membeli dimana. Kemarin ada tetangga yang merekomendasikan sebuah tempat (atau pengelola), yang awalnya kami kira peternakan, tapi ternyata mereka hanya sebagai pengelola qurban yang menerima qurban dalam bentuk uang. Kami pun melanjutkan pencarian. Saat pulang dari Intan Pari beberapa hari yang lalu, saya melihat ada peternakan kambing "Hana Farm" yang ternyata lokasinya tidak jauh dari komplek rumah kami. Akhirnya, hari Kamis sore lalu kami jalan-jalan dan sekalian datang ke sana untuk melihat-lihat. Sesampainya di sana... Waaaah kambingnya ada banyak! Dan, udah banyak yang punya jugaaa. Hehehe. Tapi masih ada beberapa yang belum bertuan. Alhamdulillaah. Setelah berkeliling melihat peternakan, kami mengobrol dengan pemilik peternakan. Masya Allah pemiliknya ngerti banget soal kambing dan kambing untuk qurban! Kami jadi dapet banyak ilmu baru. Karena ...

Proyek Dadakan

Selasa lalu kami terlibat proyek dadakan yang benar-benar dadakan. Udah kayak tahu bulat aja ya. Hahaha. Pagi itu teman saya mengirim pesan dan mengajak (anak-anak) kami pergi berenang ke edupark Intan Pari. Saya kemudian bertanya kepada Faiq apakah ia mau atau tidak, dan Faiq pun menjawab mau. Saya pun menanyakan hal serupa ke suami dan beliau pun menyetujui. Family forum yang hanya berlangsung beberapa menit pun menghasilkan putusan kami akan berangkat setengah jam lagi. Dalam waktu singkat itu saya harus bisa menyiapkan bekal, menyiapkan anak-anak, menyiapkan barang bawaan yang dibawa, dan mandi! Hihihi. Alhamdulillah suami saya partner yang sigap. Beliau membantu saya dan mengingatkan saya hal-hal yang luput dari pikiran saya. Sepuluh menit setelah selesai persiapan kami sudah tiba di lokasi. Faiq sangat bersemangat karena ini pertama kalinya ia ke edupark Intan Pari. Ia pun sangat semangat karena ia akan melihat helikopter. Faiq dan ayahnya berenang sedangkan saya dan Syaura...

Tawangmangu Project (Part 1)

Wacana berwisata ke Tawangmangu sebenarnya sudah diagendakan sejak jauh-jauh hari saat kami kembali dari kampung halaman, tapi apa daya selalu gagal karena personil gantian sakit. Nah, sekarang saat semua sudah sehat, dan insya Allah udah niat banget buat piknik, kami sepakat untuk merealisasikan rencana piknik ke Tawangmangu hari Sabtu besok. Mumpung libur kuliah ayah masih sisa dua minggu lagi. Nanti nyesel kalo tahu-tahu udah masuk kuliah dan ternyata kami belum jadi piknik kemana-mana. Haha. Sore ini ayah mengajak bunda, kakak, dan adik jalan-jalan ke Solo Grand Mall. Sesekali ke mall katanya. Hahaha. Tapi bener, kami memang jaraaaaaanggg banget ke mall. Udah setahun di Solo dan ini kali kedua kami ke Solo Grand Mall. Ke Paragon baru sekali, duluuuu jaman masih hamil adik, uk 34 minggu. Ahihihi. Ke Solo Square? Belom pernaaahh. Jauuuhh soalnya 😂😂 Duh. Kenapa deh jadi bahas mall. Oke lanjut. Nah, berhubung besok kami berencana untuk ke Tawangmangu, kami gunakan waktu makan s...

Proyek Martabak

Saya dan Faiq sangat suka martabak manis. Petang tadi saya tiba-tiba ingin makan martabak manis tetapi martabak buatan sendiri. Mencoba berhemat ceritanya. Hehehe. "kak, nanti abis maghrib bikin martabak yuk" ajak saya "mau! Kakak mau bikin adonannya ya bunda" ujarnya Oke. Selepas sholat maghrib saya dan Faiq mengeksekusi proyek martabak, sedangkan ayah mengajak adik bermain. Saya menyiapkan bahan-bahan dan mencampurkannya ke dalam mangkok kemudian mengaduknya hingga tercampur. Faiq memperhatikan dengan seksama. Setelah adonan tercampur saya memberi Faiq kesempatan untuk mengaduk adonan. Setelah adonan tercampur rata, kami mendiamkan adonan selama kurang lebih 1 jam. Sambil menunggu adonan siap saya dan Faiq bermain bola. Lebih tepatnya Faiq bermain bola sementara saya menjadi supporternya. Bagaimana dengan adik? Adik asyik melihat ikan di akuarium, sambil sesekali saya suapi makan. Hehehe. Tak terasa satu jam pun berlalu. Adonan martabak kami telah siap d...