Langsung ke konten utama

Postingan

Review Jurnal 7 : Apresiaksi

Di buddy review tahap 7 ini saya dipertemukan dengan mbak Lenti Nucifera dari IP Depok. Kami berkenalan singkat dan bertukar jurnal. Sayangnya saya nggak sempat mengobrol lebih banyak karena di pekan ini jadwal saya cukup padat. Prioritas online di WA pun tersita untuk persiapan acara sertijab di regional. Ingin sebenarnya ngobrol lebih jauh karena membaca jurnalnya saya tertarik ingin tahu. Qadarullah sepekan ini ternyata memang nggak ketemu waktunya untuk bisa ngobrol banyak...  Jurnal mbak Lenti sangat lengkap. Materi yang disampaikan ibu ditulis lengkap dan dibuat seperti e-book. Keren banget, deh! Saya jadi malu mengingat jurnal saya cuma gitu aja, heu...  Pengerjaan tugasnya juga nggak kalah ciamik. Mbak Lenti dan tim membuatnya dalam format excel karena nggak muat kalau ditulis di template. Iya sih, saya pun merasakan betapa terbatasnya ruang di template, tapi nggak kepikiran buat dibikin di excel gitu 😅 Dan inilah hasil review saya untuk mbak Lenti...  Secara umu...

Jurnal 7 Bunda Salihah IIP : Apresiaksi

Memasuki tahapan ketujuh di kelas Bunda Salihah semakin membuat otak menghangat, huehehe... Di materi apresiaksi ini ibu mengenalkan saya dengan beberapa istilah yang terdengar canggih yaitu theory of change dan the logic model. Bagi ibu rumah tangga tulen seperti saya rasanya istilah dan proses pengerjaan worksheet di tahap 7 ini bener-bener bikin otak ngebul. Bahkan suami pun baru dengar istilah ini. Meski sempat bingung alhamdulillah akhirnya selesai juga. Nggak bener-bener yakin apakah ini benar atau salah tapi saya inget pesan Ibu, yang penting berusaha memahami dan berproses.  Semakin menjalani proses belajar di kelas ini semakin saya paham posisi kami ada di mana dan sudah terbayang apa yang bisa kami lakukan ke depannya dengan ilmu yang sudah kami dapat ini. Satu hal yang sangat membekas dari kuliah Ibu kemarin, "Saya ingin teman-teman tahu bahwa kalau ingin bermanfaat bagi banyak orang itu ada struktur berpikirnya". Dan struktur berpikir itu yang sedang Ibu ajarkan k...

Review Jurnal 6 : Saatnya Beraksi

Pekan ini padat banget. Diawali dengan event kedua di Kampus Ibu Pembaharu yaitu Kongres Ibu Pembaharu selama 3 hari, 28-30 Oktober. Kami tergabung di grup 13 Pendidikan Bermutu bersama 6 tim lainnya yang mengangkat permasalahan yang sama yaitu komunikasi. Ada yang tentang komunikasi dengan pasangan, dengan anak, dengan orangtua/mertua, ada juga komunikasi di depan publik (public speaking). Keriuhan kongres terjadi karena kami harus membuat reels-reels yang memuat gagasan grup kami. Proses penentuan gagasan, tagline, dan konsep reels ternyata nggak mudah. Menyatukan beberapa kepala dalam satu tim aja menantang, apalagi menyatukan banyak kepala antar tim dalam satu grup hihihi. Udah gitu saya pun ketemu masalah baru pas mau posting, Instagram project kami hilang tiba-tiba. Nggak bisa log in, dicari username-nya nggak ada, cek email nggak ada, pas mau bikin baru pake username sama nggak bisa 😅 Jadi ngulang bikin baru deh, huhuhu... Alhamdulillah diskusi di grup berjalan baik dan semua s...

Jurnal 6 Bunda Salihah IIP : Saatnya Beraksi

Hwaaaaah udah sampe materi 6 challenge 6 aja nih perjalanan saya di Kampus Ibu Pembaharu. Kerasa apa nggak kerasa? Jawabanya jelas kerasa banget 😆 Setiap tahapan di Kampus Ibu Pembaharu ini, meski udah dibocorin di website Ibu Pembaharu, tetep aja sangat challenging. Kayak tantangan 6 ini, Masya Allah... Makin kerasa kalo perkuliahan kali ini memang berat banget dibanding sebelumnya... Sempet kepikiran mundur, tapi saya flashback lagi apa yang sudah saya lakukan sampai saat ini, kesungguhan saya, dan juga mikirin ke depannya kalo misal mundur gimana... Iya, misal saya cuma main-main aja di kampus ini, tentu saya nggak ragu buat ngisi form mundur. Tapi saya inget-inget lagi, saya sungguh-sungguh loh setiap nyimak kuliah dan ngerjain tantangan... Sayang banget kalo kesungguhan ini jadi nggak ada artinya gara-gara kegalauan sesaat 😌 Hyaaa~ kenapa deh curhat lagi wkwkk... Soalnyaaa~ ini yang akhirnya membuat kami memutuskan untuk melakukan aksi yang hanya di lingkup keluarga saja, meski ...

Review Jurnal 5 : Identifikasi Aksi

Di pekan review kali ini saya mendapat buddy seorang teman yang sudah saya kenal sebelumnya, beliau adalah mbak Fajrina Addien dari IP Solo. Ya, saya sempat di Solo selama 2 tahun dan sampai sekarang masih susah move on dari suasana di sana, hahahaha... Buddy saya kali ini, mbak Addien, adalah seorang seleb di IP yang sudah berpengalaman diundang ke sana kemari sebagai pembicara di bidang kecantikan dan public speaking. Beliau juga seorang host di Ipedia TV sekaligus menjadi direktur di sana. Woooo~ keren sekaliiii~ 🤩  Nggak cuma profil beliau yang keren, tapi isi jurnalnya juga TOP banget 🤩 Waktu baca jurnal mbak Addien rasanya saya pengen mingslep aja, soalnya jurnal saya jauuuhh dibanding jurnal beliau yang terstruktur dan detail. Nggak heran sih, mbak Addien memang orangnya teliti sejak dulu waktu saya berkerjasama dengannya dan nampaknya seorang maximizer. Mbak Addien mengangkat permasalahan yang sering terjadi di perempuan Indonesia, yaitu tidak merasa dirinya cantik, terje...

Jurnal 5 Bunda Salihah IIP : Identifikasi Aksi

Alhamdulillah sampai di materi 5 challenge 5... Di materi dan challenge 5 ini saya kembali harus siap dengan kejutan dan perubahan. Diajak agile sama ibu. Sebenarnya saya agak gimanaaa gitu dengan challenge-nya, karena apa yang harus dilakukan di pekan ini bukan hal yang saya senangi, begitu juga dengan suami, partner satu-satunya di tim saya. Mengisi media sosial alias ngonten, mengelolanya, itu butuh effort yang besar banget bagi kami. Tapi yaa, gimana pun juga, ini bagian dari perkuliahan, suka atau nggak suka saya kan udah memilih untuk terus lanjut di perkuliahan Bunsal ini dan selama nggak ada hal yang melanggar syariat atau darurat banget insya Allah dikerjain challenge-nya... Di challenge ini kami diminta untuk mengidentifikasi aksi yang akan dilakukan. Sebenernya kami udah punya sesuai timeline kami... Tapi ternyata nggak cuma sekedar bikin aksi aja tapi juga membuat jejak digitalnya di web dan showcase-nya di sosial media. Juga kalo bisa sekalian kampanye gerakan yang kami bu...

Review Jurnal 4 : SMART Goals dan Sumber Daya

Di sistem umpan balik yang keempat ini saya mendapatkan buddy dari Jakarta, mbak Helena namanya. Beliau seorang ibu bekerja di ranah domestik dan juga aktif sebagai blogger. Saat berkenalan beliau cerita bahwa beliau pernah tinggal di Palu! Obrolan seputar tempat wisata di Palu dan sekitarnya pun mengalir. Ah, rasanya ingin sekali pandemi cepat berlalu jadi saya bisa jalan-jalan yang agak jauh lagi. Sudah lama berencana ke Donggala lagi, atau ke Poso, tapi karena Pandemi jadi tertunda. Paling jauh ke Sibedi di Sigi 😅 Selain ngobrolin tempat wisata di Palu dan sekitarnya, kami juga ngobrolin proses menjalankan tantangan 4 kemarin. Ternyata mbak Helena sama seperti saya yang berjalan bersama tim keluarga, bedanya mbak Helena melibatkan anak-anaknya sedangkan saya hanya dengan suami saja. Proses menentukan SMART Goals pun tidak terlalu sulit, diskusi yang terjadi di tim beliau berjalan lebih santai dan lebih mudah dari sebelumnya. Melihat SMART Goals dan milestone yang dibuat oleh mbak H...