Langsung ke konten utama

Postingan

Review Materi Level 11 Kelompok 3

Kali ini yang tampil adalah kelompok terakhir, yaitu kelompok 3. Kelompok 3 mengangkat tema Peran Ayah Terhadap Fitrah Seksualitas. Ternyata tidak semua orang tua siap menjadi orang tua. Tidak semua Ayah SIAP menjadi Ayah. Penelitian yang dilakukan oleh Elly Risman dari tahun 2008-2010, yaitu studi di 33 provinsi di Indonesia, menyatakan bahwa Indonesia salah satu negara paling “yatim” di dunia. Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai fatherless country setelah Amerika. Pola pengasuhan yang diterapkan orangtua biasanya mengadopsi dari pola orangtuanya. Jadi terjadi pewarisan cara mendidik dari satu generasi ke generasi berikutnya. Padahal zaman anak-anak kita sekarang ini berbeda dengan zaman kita kecil dulu. Tentunya pola pengasuhan yang kita terapkan harus menyesuaikan, supaya kita bisa menjadi orang tua BETULAN, bukan orangtua KEBETULAN. *Tantangan* Peran ayah dalam pengasuhan anak masih belum menjadi hal yang umum dilakukan di Indonesia. Segala sesuatu yang berhubung...

Review Materi Level 11 Kelompok 5

Kelompok 5 mengangkat isu orang tua sebagai role model dalam fitrah seksualitas anak. Sejak lahir anak membawa fitrahnya masing-masing dan mereka tumbuh dalam lingkungan keluarga. Maka mereka akan melihat contoh dari keluarga. Idealnya mendidik fitrah seksualitas, sosok ayah ibu sekaligus, senantiasa harus hadir sejak lahir sampai Aqil Baligh. Dalam proses pendidikan berbasis fitrah, mendidik fitrah seksualitas ini memerlukan kedekatan yang berbeda beda untuk tiap tahap. Tantangan muncul ketika peran AYAH & IBU tidak bisa dilakukan secara ideal, antara lain  1. Peran ayah & ibu terbalik. Misal : ketika ibu lebih memegang peran sebagai penentu visi misi keluarga, atau sebagai the person of tega, dan sebaliknya.  Fungsi & peran yang terbalik ini kelihatannya tidak bermasalah, tapi pada jangka panjang bisa menyebabkan kekacauan persepsi anak tentang peran laki-laki & perempuan di masa depan. Anak bisa mengalami disorientasi fungsi &...

Review Materi Level 11 Kelompok 10

Kelompok 10 mengambil tema mengenai pergaulan. Teman-teman kelompok 10 menyoroti kasus yang terjadi baru-baru ini di Tulungagung. Setiap manusia tidak lepas dari proses pergaulan karena hal tersebut merupakan proses interaksi antar manusia. Dalam proses tersebut, terdapat pergaulan yang sehat dan tidak sehat. Adapun pergaulan yang sehat adalah sebagai berikut: Prinsip pergaulan sehat: -adanya kesadaran beragama. -memiliki rasa setia kawan agar dapat terjalin hubungan sosial yang baik, peranan rasa setia kawan sangat dibutuhkan. - memilih teman untuk mengantisipasi agar tidak terpengaruh dengan sifat yang tidak baik/ sehat. - mengisi waktu dengan kegiatan yang positif. - antara laki laki dan perempuan memiliki batasan batasan tertentu agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. - jika memiliki masalah selesaikan dengan komunikasi,bukan amarah/ emosi. Lalu mengapa bisa terjadi pergaulan bebas? Faktor penyebab pergaulan bebas : 1. Faktor orang tua: - faktor kesenjang...

Review Materi Level 11 Kelompok 2

Kali ini yang presentasi adalah kelompok 2. Kelompok 2 mengangkat tema Pelecehan Seksual pada Anak. Kelompok 2 memaparkan bahwa kasus pelecehan seksual pada anak berdasarkan data dari KPAI adalah sebanyak 116 di tahun 2017. Jumlah yang tidak sedikit. Beberapa hal diantaranya yang menyebabkan pelecehan seksual pada anak adalah kurangnya pengetahuan orang tua terkait fitrah seksualitas, orang tua masih malu dan menganggap tabu pembicaraan seputar seksualitas dan seks, zaman digital yang membuat anak-anak semakin mudah mengakses konten porno di internet, dll. Penting sekali bagi orang tua untuk menumbuhkan fitrah seksualitas pada anak serta memberikan pendidikan seksual pada anak agar anak bisa terhindar dari pelecehan seksual. Beberapa kaitannya adalah sebagai berikut : 1. Dengan fitrah seksualitas yang matang anak mengetahui identitas seksualnya dan berpikir, merasa, serta berbuat seperti seharusnya sesuai gendernya. Anak yang mengerti identitasnya bisa terhindar dari pelecehan s...

Review Materi Level 11 Kelompok 6

Kelompok 6 menyuguhkan tema pentingnya edukasi peran laki-laki dan perempuan dalam keluarga. Dalam mematangkan fitrah seksualitas anak, keluarga terutama orang tua memiliki peranan yang paling utama. Anak laki-laki diharapkan dapat tumbuh dan berkembang sesuai fitrahnya sebagai seorang laki-laki, dan begitu pula dengan anak perempuan. Pengenalan gender ini penting agar anak mengenali dirinya dengan baik dan berperan sesuai fitrahnya. Tantangan yang digapadi adalah ketika memiliki anak-anak yang berbeda jenis kelaminnya, stereotip pembagian peran yang kaku antara laki-laki dan perempuan, ketiadaan salah satu sosok orang tua, dll. Maka solusinya bisa berupa : Waktu yang berkualitas dari orang tua Keteladanan dari orang tua Bonding yang kuat antara orang tua dan anak saat anak masih balita Mengajarkan fitrah seksualitas anak sesuai tahapan usianya.

Review Materi Level 11 Kelompok 4

Kelompok 4 mengangkat tema pengaruh iklan terhadap perkembangan seksualitas anak. Mungkin sebagian dari kita bertanya--anya apa hubungannya iklan dengan fitrah seksualitas manusia? Ternyata ada! Iklan yang hanya tayang selama rata-rata 30 detik itu ternyata punya efek dahsyat karena sifatnya yang berulang. Tau sendiri dong sesuatu yang dipapar berulang akan menancap dalam hati atau pikiran dan dapat mempengaruhi seseorang. Nah, sama dengan iklan. Tidak sedikit iklan yang tak senonoh tayang di tv dan dilihat oleh anak-anak kita, maka satu solusinya adalah dengan mengontrol screen time anak. Jika memungkinkan tiadakan tv dari rumah kita. Ah, untuk ini, alhamAlhamdul saya dan suami sejak awal menikah sudah memutuskan untuk tidak punya tv jadi anak-anak tidak familiar dengan tv. Kami mengganti hiburan di rumah dengan buku-buku dan mainan edukatif yang bisa diraba, dimainkan, dieksplorasi oleh anak.

Review Materi Level 11 Kelompok 8

Kelompok 8 mengangkat isu dampak menyekolahkan anak terlalu dini terhadap perkembangan fitrah seksualitas. Ternyata jika anak terlalu dini bersekolah maka akan terlalu dini pula perkembangan seksualnya. Selain itu, jika anak belum matang fitrah seksualitas nya maka anak rawan mengalami penyimpangan seksual ataupun menjadi korban kejahatan seksual. Maka, penting bagi orang tua untuk menguatkan bondingnya dengan anak mereka sebelum anak disekolahkan. Di akhir sesi kelompok 8 memberi games mencetak gambar tubuh dan mengenali organ tubuh anak.